Naskah sumpah pemuda ini menegaskan cita-cita akan ada “tanah air Indonesia”, “bangsa Indonesia”, dan “bahasa Indonesia”. Kini setiap tanggal 28 Oktober diperingati sebagai hari Sumpah Pemuda, dimana bangsa Indonesia terutama para pemuda harus meneruskan tekad pada pemuda-pemuda yang menggagas peristiwa bersejarah ini.
Ejaan Asli
Berikut adalah Sumpah Pemuda dengan ejaan asli dan Otentik yang tercantum pada prasasti di dinding Museum Sumpah Pemuda dan ditulis menggunakan ejaan van Ophuysen.
Soempah Pemoeda
Pertama: Kami poetra dan poetri Indonesia, mengakoe bertoempah darah jang satoe, tanah Indonesia.
Kedoea: Kami poetra dan poetri Indonesia mengakoe berbangsa jang satoe, bangsa Indonesia.
Ketiga: Kami poetra dan poetri Indonesia mendjoendjoeng bahasa persatoean, bahasa Indonesia.
Kedoea: Kami poetra dan poetri Indonesia mengakoe berbangsa jang satoe, bangsa Indonesia.
Ketiga: Kami poetra dan poetri Indonesia mendjoendjoeng bahasa persatoean, bahasa Indonesia.
Ejaan Baru
Dan teks Sumpah Pemuda ini telah diubah dan di sempurnakan menjadi ejaan bahasa Indonesia, berikut perubahannya.
Sumpah Pemuda
Kami Putra dan Putri Indonesia, mengaku bertumpah darah yang satu, tanah air Indonesia.
Kami Putra dan Putri Indonesia, mengaku berbangsa yang satu, bangsa Indonesia.
Kami Putra dan Putri Indonesia, menjunjung bahasa persatuan, Bahasa Indonesia.
Kami Putra dan Putri Indonesia, mengaku berbangsa yang satu, bangsa Indonesia.
Kami Putra dan Putri Indonesia, menjunjung bahasa persatuan, Bahasa Indonesia.
Demikian teks Sumpah Pemuda, Semoga bermanfaat.

No comments:
Post a Comment